Beberapa gejala HIV memang terlihat cukup ringan. Biasanya tidak diketahui secara pasti apakah gejala tersebut benar-benar karena virus atau penyakit biasa. Berikut beberapa gejala jika seseorang terinfeksi virus HIV:
- Demam
- Batuk
- Sesak nafas
- Ruam
- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
- Mulut atau alat kelamin bernanah
- Pembengkakan kelenjar getah bening, terutama pada leher
- Nyeri pada sendi
- Berkeringat di malam hari
- Diare
Seseorang yang telah terinfeksi HIV menjadi AIDS, biasanya mereka akan mengalami komplikasi, sebagai berikut:
- Pneumonia adalah infeksi saluran pernafasan akut bagian bawah yang mengenai paru-paru (peradangan pada paru-paru).
- Sitomegalovirus adalah virus penyebab herpes yang ditransmisikan ke dalam cairan tubuh, seperti saliva, darah, urin, semen (tempat untuk sperma), dan ASI.
- Tuberkolosis atau TB merupakan suatu penyakit yang paling meningkatkan risiko kematian bagi pasien penderita AIDS.
- Toksoplasma adalah infeksi yang mematikan dan umumnya ditulari dari hewan (kucing) dan dapat menyebar ke hewan lainnya.
- Kriptosporidiosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit di dalam usus hewan dan dapat hidup di dalam tubuh manusia.
- Kaposis Sarkoma adalah tumor pada dinding pembuluh darah.
- Limfoma adalah kanker pada limfosit (sel darah putih), umumnya dimulai pada kelenjar getah bening.
Sumber:
- http://www.webmd.com/hiv-aids/
- "by.zona media kita"