Powered by Blogger.

Terbaru

Showing posts with label Makanan. Show all posts
Showing posts with label Makanan. Show all posts

Manfaat Bubuk Kacang Kedelai

BUBUK KEDELAI

 

1. PENDAHULUAN
 
Bubuk kedelai dibuat dari kedelai kering yang digiling halus yang ditambah dengan bahan perasa. Bubuk kedelai digunakan sebagai bahan baku makanan bayi, bubur atau campuran kue. Pengolahannya tidak sulit, dan dapat dilakukan dengan menggunakan peralatan yang biasa terdapat di rumahtangga.

2. BAHAN
  1) Kedelai.
2) Gula
3) Coklat bubuk tanpa lemak
4) Bahan penstabil.
3. PERALATAN
  1) Alat pengupas kulit kedelai.
2) Alat perebusan.
3) Kompor.
4) Ember plastik.
5) Alat pengering.
6) Mesin penggiling
7) Pengayak
8) Pencampur.
9) Toples plastik besar.
10) Sealer listrik.
11) Kantong plastik
12) Timbangan.
4. CARA PEMBUATAN
 
1. Pengolahan Dengan Mesin Pengupas Kering.
"100%" border="0" cellpadding="2" cellspacing="2" class="isi"> , bahan penstabil dan bubuk coklat tanpa lemak. Setiap 1 kg bubuk kedelai membutuhkan gula pasir 520 gram, penstabil 140 gram, dan bubuk coklat 90 gram. Campuran ini diaduk sampai rata. Hasil pencampuran ini disebut sebagai bubuk kedelai coklat.
a) Pembersihan. Kedelai dibersihkan dari segala biji rusak (pecah, berwarna kehitaman, berjamur, dan busuk) dan kotoran seperti tanah, kerikil, daun dan ranting.
b) Pengeringan. Kedelai dijemur atau dikeringkan dengan alat pengering sampai kadar air dibawah 7%. Kedelai yang kurang kering sulit untuk dikupas secara kering.
c) Pengupasan kulit. Kulit biji dikupas dengan mesin pengupas kering.
d) Pencucian kedelai Kedelai yang telah dikupas, dicuci dengan air bersih sampai air bilasan menjadi bening.
e) Perendaman. Biji direndam di dalam air bersih selama 2 jam. Setiap 1 kg kedelai membutuhkan 2,5 liter air perendam.
f) Perebusan. Setelah perendaman, biji direbus di dalam air mendidih selama 2 jam. Setiap 1 kg kedelai membutuhkan 2,5 liter air bersih. Ke dalam air perebus ditambahkan soda kue. Setiap 1 kg kedelai membutuhkan soda kue 0,5~1 gram.Setelah itu, biji kedelai ditiriskan.
g) Pengeringan. Biji yang telah ditiriskan dan masih panas, dikeringkan di dalam alat pengering sampai kadar air di bawah 5%.
h) Penggilingan dan pengayakan. Kedelai yang telah benar-benar kering digiling sampai halus, kemudian diayak dengan ayakan 80 mesh. Hasil pengayakan adalah bubuk kedelai tawar.
i) Pencampuran bahan-bahan perasa. Bubuk kedelai tawar ditambah dengan gula
a) Pembersihan. Kedelai dibersihkan dari segala biji rusak (pecah, berwarna kehitaman, berjamur, dan busuk) dan kotoran seperti tanah, kerikil, daun dan ranting.
b) Pengeringan. Kedelai dijemur atau dikeringkan dengan alat pengering sampai kadar air dibawah 7%. Kedelai yang kurang kering sulit untuk dikupas secara kering.
c) Pengupasan kulit. Kulit biji dikupas dengan mesin pengupas kering.
d) Pencucian kedelai Kedelai yang telah dikupas, dicuci dengan air bersih sampai air bilasan menjadi bening.
e) Perendaman. Biji direndam di dalam air bersih selama 2 jam. Setiap 1 kg kedelai membutuhkan 2,5 liter air perendam.
j) Pengemasan. Bubuk kedelai coklat dikemas di dalam kantong plastik atau kotal kaleng yang tertutup rapat.
2. Pengolahan Dengan Mesin Pengupas Basah Hidrosiklon.
a) Pembersihan. Kedelai dibersihkan dari segala biji rusak (pecah, berwarna kehitaman, berjamur, dan busuk) dan kotoran seperti tanah, kerikil, daun dan ranting.
b) Perendaman. Biji direndam di dalam air bersih selama 2 jam. Setap 1 kg kedelai membutuhkan 2,5 air perendam.
c) Perebusan. Setelah perendaman, biji direbus di dalam air mendidih selama 2 jam. Setiap 1 kg kedelai membutuhkan 2,5 liter air bersih. Ke dalam air perebus ditambahkan dengan soda kue. Setiap 1 kg kedelai membutuhkan soda kue 0,5~1 gram. Setelah itu, biji keelai ditiriskan dan didinginkan.
d) Pengupasan kulit. Kulit biji dikupas dengan mesin pengupas basah hidrosiklon yang dapat memecah biji dan memisahkan kulit dari bijinya.
e) Pencucian kedelai. Kedelai yang telah dikupas, dicuci dengan air bersih sampai air bilasan menjadi bening.
f) Pengeringan. Kedelai dijemur atau dikeringkan dengan alat pengering sampai kadar air dibawah 5%. Kedelai yang kurang kering sulit untuk dikupas secara kering.
g) Penggilingan dan pengayakan. Kedelai yang telah benar-benar kering digiling sampai halus, kemudian diayak dengan ayakan dengan ayakan 80 mesh. Hasil pengayakan adalah bubuk kedelai tawar.
h) Pencampuran bahan perasa. Bubuk kedelai tawar ditambah dengan gula, bahan penstabil dan bubuk coklat tanpa lemak. Setiap 1 kg bubuk kedelai membutuhkan gula pasir 520 gram, penstabil 140 gram, dan bubuk coklat 90 gram. Campuran ini diaduk sampai rata. Hasil pencampuran ini disebut sebagai bubuk kedelai coklat.
i) Pengemasan. Bubuk kedelai coklat dikemas kemudian dikupas. Umbi yang telah dikupas, tapi tidak langsung diproses lebih lanjut harus direndam di dalam air. Setelah itu umbi diiris tipis-tipis.
5. KONTAK HUBUNGAN
  Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat,
Jl. Rasuna Said, Padang Baru, Padang, Telp. 0751 40040, Fax. 0751 40040
6. SUMBER
Teknologi Tepat Guna Agroindustri Kecil Sumatera Barat, Hasbullah,
Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat

Cara Bikin Dodol Salak

Pembuatan dodol salak pondoh pada skala industri rumah tangga dapat diuraikan sebagai berikut.

1) Bahan    
    a. Daging buah salak pondoh
    b. Gula merah / gula jawa
    c. Gula pasir
    d. Tepung beras ketan
    e. Kelapa
    f. Air
    g. Plastik


2) Peralatan    
    a. Timbangan
    b. Panci besar
    c. Blender
    d. Wajan besar
    e. Pengaduk
     f. Pemarut kelapa
    g. Penyaring
    h. Pisau stainles steel


2. Formulasi dodol salak pondoh setiap l (satu) kali proses (25 pak@ 10 bungkus dodol)
    1. Salak pondoh 15 kg (7.5 daging buah)
    2. Gula merah 5 kg
    3. Gula pasir 2 kg
    4. Tepung beras ketan 2 kg
    5. Kelapa 5 butir


3) Prosedur Pernbuatan Dodol Salak Pondoh

  1. Parut kelapa dan ambil santan kental sebanyak 2 liter dan santan encer 0,5 liter
  2. Masukkan gula merah ke dalam santan kental dan panaskan selama ± 1 jam hingga menjadi jladren kemudian masukkan gula pasir kemudian aduk sampai larut dan rata
  3. Campurkan santan encer dengan tepung bares ketan aduk hingga homogen
  4. Masukkan landan tepung ke dalam adonan jladren
  5. Daging buah salak yang sudah dicuci bersih, dicacah menggunakan blender
  6. Campurkan hasil blenderan daging buah salak pondoh dengan adonan gula dan tepung
  7. Masak diatas api yang menyala sedang selama ± 4 jam sambil terus diaduk
  8. Angkat dan dinginkan
  9. Cetak dan bungkus dengan plastik




Hasil analisis kandungan gizi per 100 g dodol salak sebagai berikut:
Total gula : 47,4 g
Protein : 2,01 g
Lemak : 0.29 g
Kalor : 200,25 kkal
Air : 26,5 g


sumber : dari beberapa sumber


Cara Bikin Asinan dart Buah Salak Pedas

Jika Anda suka yang namanya manisan, cobalah untuk membuat manisan salak pedas.Buah salak yang bergizi dan harganya terjangkau, sangat diminati banyak orang. Buah salak itu banyak sekali lho kandungan gizinya,  dan sebenarnya tidak membuat sembelit seperti apa kata orang.
 

Nah, agar tak bosan berikut silahkan dicoba Resep Manisan Salak Pedas yang nikmat:

Bahan Setup Salak Pedas :

  1. Salak 500 gram, kupas, potong bulat
  2. Gula pasir 100 gram
  3. Garam secukupnya
  4. Air 500 ml
  5. Cabai merah 3 buah, tumbuk kasar
  6. Cabai rawit 5 buah, tumbuk kasar

Cara membuat Setup Salak Pedas :

  • Campur semua bahan, kecuali salak.
  • Rebus di atas api kecil hingga gula larut dan mendidih. Matikan api.
  • Masukkan salak, aduk rata. Biarkan dingin dan gula meresap.
  • Sajikan.
Nah itulah Resep membuat Manisan Salak Pedas, sajikan Untuk 4 porsi .

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. mediaNet - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger