1. Lumpur Lapindo
Para ilmuwan meluncurkan kembali debat baru
mengenai apa yang memicu lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, yang
masih mengeluarkan lumpur tujuh tahun setelah ledakan lumpur itu
terjadi.
Diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience, studi itu memperkuat argumen
dari perusahaan gas PT Lapindo Brantas yang mengatakan bahwa bencana
itu disebabkan oleh gempa jarak jauh, bukan dari penggalian oleh
perusahaan tersebut seperti yang disebut-sebut para ahli.
Lumput tersebut menghancurkan 13 desa, puluhan pabrik dan toko serta
jalan layang, mendesak pemerintah untuk membangun tanggul setinggi 10
meter untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Hampir 50.000 orang harus
mengungsi.
Riset baru tersebut, dari tim yang dipimpin oleh Stephen Miller dari
University of Bonn di Jerman, mengatakan bahwa ledakan itu disebabkan
oleh gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter yang terjadi dua hari
sebelumnya dekat Yogyakarta.
Lihat Sumbernya........ Lihat Videonya........
2. Kerusakan Hutan di Indonesia Duduki Peringkat 3 Besar
Beliau juga mengungkapkan bahwa
pemanfaatan hutan secara eksploitatif tanpa upaya pelestarian justru
mengancam kehidupan manusia sendiri pada jangka panjang.
Sementara itu Rektor UII Prof. Dr. Edy
Suandi Hamid, M.Ec mengatakan bahwa Universitas Islam Indonesia (UII)
sebagai institusi pendidikan berusaha ikut mendukung program pemerintah
untuk memperbaiki kelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman satu
milyar pohon.. “Tahun ini UII mengajak mahasiswa baru menanam 1 pohon,
kurang lebih totalnya 5.043 pohon,” ungkapnya .
Lihat Sumbernya........ Lihat Videonya........
3. Pencemaran Laut
Sebagian besar sumber pencemaran laut berasal dari daratan, baik tertiup angin, terhanyut maupun melalui tumpahan. Salah satu penyebab pencemaran laut adalah kapal yang dapat mencemari sungai dan samudera dalam banyak cara. Misalnya melalui tumpahan minyak, air penyaring dan residu bahan bakar. Polusi dari kapal dapat mencemari pelabuhan, sungai dan lautan. Kapal juga membuat polusi suara yang mengganggu kehidupan organisme perairan, dan air dari balast tank yang bisa mempengaruhi suhu air sehingga menganggu kenyamanan organisme yang hidup dalam air.
Lihat Sumbernya........ Lihat Videonya........
4. Pencemaran/Folusi Udara
Di Indonesia tingkat pencemaran sangat memprihatinkan. Bahkan salah satu studi melaporkan bahwa Indonesia menjadi negara dengan tingkat polusi udara tertinggi ketiga di dunia. World Bank juga menempatkan Jakarta menjadi salah satu kota dengan kadar polutan/partikulat tertinggi setelah Beijing, New Delhi dan Mexico City.
Di Indonesia sendiri, sebagaimana data yang dipaparkan oleh Pengkajian Ozon dan Polusi Udara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Jawa Barat menduduki peringkat polusi udara tertinggi di Indonesia.
Lihat Sumbernya........ Lihat Videonya........
5. Punahnya Hewan Langka
Lihat Sumbernya........ Lihat Videonya........
Demikian sekilas lima Fakta kerusakan di Bumi Indonesia yg kami rangkum dari beberapa sumber yg dapat dipercaya.
Pertanyaannya:???
1. Apa yang akan terjadi dimasa yg akan datang, bila kerusakan tersebut semakin membengkak....????
2. Haruskah Generasi yang akan datang untuk menanggung resikonya...????
3. Sejauhmana Sikap Kepedulian kita Tentang 5 hal tersebut....????